Crossfitanalog – tengah viral di jagat maya, tepatnya linimasa Twitter. Viralnya RGO303 Mulan jadi pembicaraan ini, terkait ramainya isu perihal penggunaan kompor induksi.

Dari headline berita, yang dikomentari akun @lyn*****him, Mulan menilai program kompor induksi tersebut bukan menyelesaikan masalah dan justru akan menimbulkan masalah baru.

Mulan menuturkan, program ini terlalu terburu-buru dirilis ke masyarakat. Politisi Partai Gerindra itu mengaku, sebagai seorang ibu yang mengurus urusan dapur, dia tahu betul kebutuhan kompor untuk rumah tangga. Konversi LPG 3 kg ke listrik bisa jadi persoalan baru, bukan jadi solusi.

“Berhubung saya ibu-ibu yang mengurus kompor di dapur, jadi mengerti betul kompor apa yang dibutuhkan,” ujar Mulan saat rapat kerja Komisi VII dengan Ditjen ILMATE Kemenperin baru-baru ini.

“Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai anggota dewan dan sebagai emak-emak. Kami di rumah saja punya kompor listrik tetap tak bisa lepas dari yang gas, karena masakan Indonesia ya beda bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran gitu saja,” tambahnya

Mulan Jameela benar. Kompor induksi butuh alat masak khusus dan alasnya datar (bukan wajan cekung khas Asia), lebih lama panas dan biaya listriknya enggak bercanda. Yang sok mencela di reply ini malah ketauan enggak pernah punya kompor induksi,” bunyi cuitan @lyn*****him

Terpantau sampai berita ini ditayangkan, cuitan @lyn*****him di atas, sudah diunggah ulang (Retweets) lebih dari 6900 kali, dikomentari hampir 7000 kali, dan mendapat lebih dari 23 ribu like dari para netizen pengguna Twitter.

1. Lama panasnya woy! Bisa 15 menitan

2. Kudu pake wajan ceper/panci ceper

3. Kudu pake alat masak kayu/plastik, bisa KESETRUM kau

4. Pake sendal karet

5. Matengnya LAMA dan gak panas2 amat. Hadeuh,” kata akun @hal*****

“Dulu pernah masak indomie pakai kompor listrik di apartemen. Ya Allah Naudzubillah lamanya itu air mendidih, LINK ALTERNATIF RGO303 pas lagi dimasak pun si indomi* matangnya lama buangeet hadehh,” ujar @fad*****

“Terutama untuk goreng menggoreng ya. Susah pakai kompor induksi. Apalagi model bikin nasi goreng yang kadang suka di angkat angkat wajannya. Kalau untuk memasak terus di tinggal sampe matang, baru bisa,” kata @bl*****

Sebelumnya, Mulan mengingatkan bahwa Komisi VII DPR sebenarnya sudah membahas ihwal program kompor listrik ini dengan Kementerian ESDM, dalam rapat ketika itu menyepakati bahwa program tersebut perlu dikaji ulang. Kini, program distribusi kompor listrik mulai digulirkan dan harganya mencapai Rp 1,5 juta per unit.

“Menurut saya konversi dari kompor gas ke kompor induksi ini seperti menyelesaikan masalah dengan masalah baru. Konversi gas 3 kg ke induksi jadi persoalan ibu-ibu. Kami tahu Kemenperin hanya menjalankan mandat yang ditugaskan. Ini urusan PLN. Saya melihat ini terlalu terburu-buru,” kata legislator Dapil Jabar XI itu.

Crossfitanalog – Viral Di RGO303 Mulan Jameela Kritik Penggunaan Kompor Induksi, Ramai Dapat Dukungan Netizen!
Ditag pada:    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *