Crossfitanalog – Video yang merekam aksi koboi seorang pria warga sipil melepaskan tembakan, di depan rgo303 umum kembali viral di media sosial.

Dilihat Rabu (4/10/2023) dalam video itu terlihat pria itu panik saat sejumlah pemuda mendatangi ruang kerjanya. Ia kemudian mengambil pistol dan meletuskannya berulang kali ke arah langit-langit kantor.

“Video, video. Aku terancam, aku terancam kalian di sini semua,” teriak pria tersebut.

Masih dalam video itu, seorang wanita sempat terlihat hendak menenangkan pria koboi tersebut. Namun pria yang sudah terlanjur panik tetap mengacungkan pistolnya. Ia bahkan menyebut pistolnya itu pemberian Kapolda Sumut.

“Jangan kau pegang aku ya, aku tuntut kau nanti. Video sebar luas. Ini dari kapolda biar kau tahu,” katanya sembari terus mengacungkan pistolnya.

Menanggapi peristiwa itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Hadi Wahyudi, mengaku baru mengetahui peristiwa itu dari awak media. Namun dia memastikan bahwa klaim senjata api yang digunakan pria koboi itu adalah pemberian Kapolda Sumut, adalah tidak benar.

“Saya pastikan itu tidak benar. Dia mengaku-aku saja itu,” bantah Hadi.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di gudang milik R di kawasan Jalan Gereja, Desa Sampali, rtp rgo303 slot Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara. Namun belum diketahui waktu persis peristiwa itu terjadi.

Peristiwa itu dipicu kedatangan sejumlah pemuda dari salah satu organisasi masyarakat (ormas) pekerja ke kantor gudang sekaligus kantor lilin R. Mereka awalnya meminta agar R membayarkan pesangon senilai Rp 30 juta kepada sopir yang baru dipecatnya. Mereka meminta pesangon itu dibayarkan setelah mantan sopir yang dipecat R secara sepihak, mengadu kepada mereka.

R yang tidak terima dengan desakan para pemuda dari organisasi pekerja itu lantas murka dan mengambil pistol serta mengumbar tembakan ke udara.

Crossfitanalog – Cekcok Di RGO303 dengan Ormas, Pria Ngaku Orang Dekat Kapolda Sumut Umbar Tembakan
Ditag pada:    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *